Minhae

Cast :

  1. Cho Kyuhyun
  2. Kim Ah Lin
  3. Jung Shin Mi
  4. Yoon Doo Joon
  5. Super junior

 

Jung Shin Mi_POV

Hari ini hari pertama aku masuk kerja. “Shin Mi.. Hwaiting!!!” aku berteriak keras sebelum masuk kedalam taxi yang telah menungguku di depan gerbang rumahku. Aku berjalan dengan wajah ceria agar hari ini dapat terlalui dengan baik. “yap.. jalan ahjussi” ucapku setelah duduk manis di jok belakang taxi.

Sekitar 15 menit aku duduk dan hanya melihat sekitar jalan, akhirnya aku sampai di kantor dimana aku bekerja sekarang. “SM Entertaiment” ucapku lirih sambil tersenyum ketika melihat tulisan itu di atas gedung tepat dihadapanku sekarang. Aku melangkah santai, dan tetap memasang wajah yang ceria. Brukk  tubuhku menabrak sesuatu yang membuat keseimbanganku oleng. “ommo!!!” keluhku setelang aku merasa tubuhku jatuh ke lantai. “Heuh” kudengar suara keluhan kecil itu, aku mendongak mencoba melihat siapa yang menabrakku. Sesange!! Jincha?? Kataku dalam hati setelah kusadari yang ada dihadapanku adalah Kyuhyun, Ne.. Kyuhyun Super Junior. “Gunakan matamu” suara sinis dari bibir Kyuhyun membuatku mebelalakan mata kaget. “Yaa!!! Mwo???” aku berdiri dan menatap namja itu tajam. Tanpa memperdulikanku dia menurunkan topi yang ia pakai dan berlari keluar gedung.

Aku kembali berjalan menuju ruangan yang di tunjukan seorang pegawai padaku sebelumnya. “namja tidak tahu diri HUH!!” gumamku kesal setelah duduk di kursiku. “Nugu?? Kyuhyun-ah ya?” tanya seorang yeoja disebelahku. “ehh.. bagaimana kau tahu?” tanyaku balik, “hehe aku melihatmu bertabrakan dengannya tadi.. Alin imnida” yeoja itu menjelaskan dan mengulurkan tangannya. “ohh.. ne… Shin Mi imnida” ucapku. “kau tak terlihat seperti orang korea?” lanjutku setelah menyadari wajahnya yang agak blasteran. “hmm aku orang korea kok.. tapi aku lahir dan dibesarkan di prancis..oh ya, selamat bergabung dengan kami ya” Yeoja yang bernama Alin itu mengulurkan secangkir teh padaku.

***

Mood ku menjadi buruk sejak kejadian pagi hari tadi, untung saja orang-orang di ruanganku sangat baik. Apalagi yeoja cantik yang bernama Alin tadi. “Shin Mi-ah…kita pulang bersama, eohteohke??” Alin memberhentikan mobilnya tepat didepan gedung, tempat aku berdiri sekarang. “ahh ani.. aku bisa naik taxi… kau duluan saja” ucapku menolak pabbo “ohh okelah… be careful… bye bye” mobil putih milik Alin pun melaju menjauhiku. Aduh.. pabbo nya kau Shin Mi… mengapa kau tolak?? Padahal bisa menghemat uangmu kan ?? AHH!!! Aku menendang kaleng minuman didepanku, “Ahh!!” sontak aku kaget mendengar suara itu, aku segera berlari kearah suara itu dan… oh my god!!! Dia!!! Aku menahan kesal dalam hati, “Yaa!! Neo!! Tadi pagi kau menabrakku, sekarang kau melemparku dengan kaleng.. apa sebenarnya maumu???” Namja yang tak lain adalah Kyuhyun itu membentakku dan menatapku dengan tajam. “mianhae.. siapa suruh kau berdiri disitu? Huh” aku yang sudah kesal stadium akut dengan namja itu pun berjalan meninggalkannya. “Yeoja GILA!!!” teriak Kyuhyun yang tak kugubris sama sekali.

Cho Kyuhyun_POV

“hari ini aku benar-benar sial, pagi hari ditabrak yeoja pabbo, siang hari aku terlambat untuk latihan, and.. malam hari harus memar gara-gara yeoja gila itu lagi… SIAL!!!! Ahhh” Brakk  aku melemparkan tasku tepat diatas sofa dorm. “aihh.. Kyu!! Bisakah kau hati-hati…” keluh Sungmin yang memang sedang duduk di sofa itu. “cerewet” gumamku kesal.

***

“mwo??” aku terkejut mendengar berita manager kami kecelakaan. “hyung.. lalu siapa yang akan menggantikannya?” Ryeowook yang baru selesai memasak makan siangpun dibuat kaget. “sebentar lagi akan tiba kok.. tenang saja… seorang yeoja lohhh” goda Leeteuk Hyung, “dia pernah menjadi manager RAIN, tapi beberapa bulan yang lalu ia berhenti tanpa alasan yang pasti” lanjut leeteuk hyung, “asalkan dia pintar..itu sudah cukup” ucapku sambil menyeruput jus yang di buat Ryeowook untukku, “dia lulusan Oxford University.. telekomunikasi…” jawab Leeteuk hyung.

Kami menunggu hampir satu jam, tapi yeoja yang disebut-sebut itu belum juga datang. Ting Nong suara bel dorm kami, “pasti dia..” Leeteuk hyung langsung membukakan pintu dan… Ommona!!!! Mengapa Yeoja Gila itu!!!!! Teriakku dalam hati yang pasti tak didengar oleh siapapun. “annyeong..”

Author_POV

“Annyeong..” Shin Mi tersenyum manis mencoba menenangkan dirinya. Sial!! Mengapa harus aku.. suara hati Shin Mi sejak ia ditunjuk untuk menggantikan manager SJ yang sedang dirawat, terus menolak, tapi apa daya… Shin Mi pegawai baru dan ia tidak boleh mencoreng namanya sendiri dengan menolak penawaran ini. “wahh sudah datang.. Alin juga ada.. masuk ayo..” Leeteuk mempersilahkan Shin Mi yang diatar oleh Alin untuk masuk.

“wahh ini manager baru kami.. cantik-cantik.. ayo duduk.. hmm ehh Alin..lama tak jumpa..duduk chagi..” ucap Eunhyuk bersemangat. “mengapa harus yeoja gila ini sih?? Huh” Kyuhyun meninggalkan sofa yang tadi ia duduki dan berjalan menuju meja komputer. “hmm perkenalkan namamu ahgassi” Leeteuk mempersilahkan Shin Mi untuk memperkenalkan diri.

***

Sialll.. berapa lama aku harus menggantikan manager itu!! Aku bisa mati kesal karena ini semua..  keluh Shin Mi dalam hati setelah mengobrol beberapa menit dengan member super junior. “Shin Mi.. kau sudah kenal semuanya kan? Kau juga sudah tahu tugasmu.. kalau begitu, aku pulang ya?” Alin beranjak dari tempat duduknya, “ehh mengapa cepat sekali.. kita sudah lama tak mengobrol.. tinggallah beberapa saat lagi.. ya ya?? Jebal!!” Rengek yesung yang memang sangat dekat dengan Alin, “hmm mianhae oppa.. aku hanya tak ingin membuat suasana disini menjadi tidak kondusif..” ucap Alin sambil melirik kearah Kyuhyun yang sibuk dengan game komputernya. “maksudmu?? Masa kau tega membiarkanku sendiri?? Temani yaa?? Jebal!!” Shin Mi ikut-ikutan merayu pada Shin Mi, sekarang Yesung dan Shin Mi menatap Alin dengan wajah memelas. “jangan pedulikan aku.” Ucap Kyuhyun tiba-tiba yang membuat semua orang tercengang kecuali Shin Mi yang tak mengerti apapun. “ahh aku ambilkan ice cream ya… ok Ok” Ryeowook mencoba mencairkan suasana.

Kim Ah Lin_POV

Ku tatap layar televisi di apartementku dengan pandangan kosong. “Minahae..” ucapku lirih yang tanpa aku sadari air mataku mulai menetes. “Shit!!..” aku buru-buru menghapusnya. Ku tutup jendela di apartementku dan ku matikan televisi, aku pun berjalan menuju ranjangku.

***

“Alin.. kau dipanggil Bos tuh..” ucap seorang karyawan padaku, “ohh ne..” aku pun segera menuju ruang direktur, “annyeong.. apa ahgassi memanggil saya?” tanyaku setelah membuka pintu ruangan dengan pelan, “ahh Alin.. ne ne.. ayo duduk” aku pun duduk dan mulai mendengarkan Direktur perusahaan tempat aku bekerja berbicara.

Ahh Eohteoke? Eoteokhae??!! Aku bingung benar-benar bingung. “wahh wae? Mengapa kau merapihkan barang-barangmu?? Kau tak mungkin di pecat kan???” tanya seorang karyawati yang melihatku merapihkan barang-barang dan berkas-berkas di mejaku, “ohh ani.. aku.. aku.. aku diperintahkan untuk membantu Shin Mi..” jawabku memaksa untuk tersenyum.

***

“yoboseyo… Alin.. kau dimana? Ayo cepat kesini, bantu aku oke..” suara Shin Mi terdengar sangat sibuk. “ohh ne ne.. 10 menit lagi aku sampai disana” setelah itupun aku langsung menutup ponselku dan mengendarai mobilku ke studio Sukira.

Setelah kurang lebih 10 menit aku sudah berada tepat di depan ruang siaran Sukira. “ahh Alin… akhirnya.. sini sini..” tanganku di tarik oleh Shin Mi, “hmm wae?” tanyaku bingung, “Yaa!! Aku senang kau bisa membantuku mulai sekarang, tapi nanti saja merayakannya, aku dibuat stres dengan para ELF yang disana itu..” Shin Mi menunjuk jejeran ELF di luar ruang siaran yang sangat berisik, “ohh diamkan saja.. kau seharusnya masuk.. kajja!!” aku langsung menarik tangan Shin Mi untuk memasuki ruang siaran dari dalam.

Hampir 1 jam kami menunggu siaran Sukira yang hari ini spesial untuk Super Junior. “Alin.. aku lelah huh” Yesung oppa menghampiriku yang sedang duduk manis bersama Shin Mi dan menyandarkan kepalanya di bahuku. “hmm minumlah oppa..” ku sodorkan sebuah air mineral. Jincha.. ini membuatku sangat tidak nyaman.. mengapa harus aku yang menemani Shin Mi.. “Shin Mi..tolong ambilkan tasku itu..” suara Kyuhyun menyuruh Shin Mi yang tepat disampingku, “hmm hyung.. ayo kita pulang.. aku mengantuk..” Ryeowook oppa yang melihat Yesung oppa terus bersandar padaku pun menarik tangannya.

***

Aku dan Shin Mi sudah pindah di apartement tempat Super Junior, ini agar memudahkan kami dalam melaksanakan tugas sementara kami ini. “Alin..sepertinya kau kurusan.. apa namjachingumu sekarang tak memberimu makan yang banyak ya?” tanya Heechul oppa yang membuatku kaget. “ahh oppa.. aku tidak punya namjachingu..” jawabku sedikit memaksa senyum, “wah.. kau sudah putus dengan DooJoon??” Eunhyuk oppa menimbali. “Mwo?? Aku tak pernah berpacaran dengannya oppa” jawabku lagi. “Tak perlu menutupi..huh” suara Kyuhyun yang menyindir membuatku geram, “aku tak pernah menutupinya…” jawabku ketus, “Heuh.. munafik..” ucap Kyuhyun semakin ketus, “Ya!!! Aku memang tak….” Brakkkkk belum selesai aku menyelesaikan kalimatku, Kyuhyun masuk kedalam kamarnya dengan membanting pintu. “YAA!!! Kau pikir kau siapa HAH?? .. aku mau pacaran dengan Doo Joon oppa atau tidak tak ada urusannya denganmu kan????!!!! Huh” BRAKKK

Jung Shin Min_POV

Aku hanya bisa membelalakan mata melihat dan mendengar kejadian yang baru terjadi didepan mataku. Aku tahu Kyuhyun mempunyai sikap yang kurang baik padaku, tapi aku tak menyangka ia lebih menunjukan sikap buruknya pada Alin. “oppa.. apa yang terjadi??” tanyaku pada yesung oppa yang duduk tepat di sampingku. “hmm jadi seperti ini ceritanya”

FLASH BACK

“aku bilang aku tak pergi dengan siapapun… mengapa kau terus menuduhku seperti itu sih?” ucap Alin sebagai pembelaan. Kyuhyun yang memang dekat dengan Alin terus menuduhnya pergi berkencan dengan seorang leader Boy Band, tapi Alin sama sekali tak mau mengakuinya. “Kau masih saja mengelak??.. lalu bagaimana dengan foto-foto yang di paparkan di internet, tabloid dan televisi itu hah??.. apa kau masik mau mengelak???” tuduk Kyuhyun seraya melemparkan beberapa majalah dan tabloid di meja. Alin hanya diam melihatnya, ia tak tahu apa yang haru sia ucapkan. Di gambar itu Alin seolah dipeluk oleh Doo Joon leader B2st, ada juga foto mereka memasuki mobil dan hotel. “YAA!!! Kau tak bisa berbicara apa-apa lagi kan?? Dasar wanita murahan!!!!” ucap Kyuhyun kasar yang membuat Alin membelalakan matanya dan segera mengambil majalah dan tabloid yang dilempar Kyuhyun tadi. “Ne!!!… aku memang pergi dengannya.!!! SO?? Kenapa?? Apa salahnya foto-foto ini???!!! Kau bukan kakakku..Kau bukan pamanku.. kau bukan Appaku dan Kau Bukan KEKASIHKU!!! Jadi kau tak berhak membentakku seperti ini hah!!!” BRAKKK

FLASH BACK END

“seperti itulah, Alin pergi dengan membanting pintu, sejak saat itu Alin tak pernah mengunjungi dorm kami lagi.. menelpon pun tidak.. bahakan jika kami sedang berada di kantor.. kami tak pernah melihatnya.. mungkin dia menghindar” Yesung oppa menjelaskan secara terperinci.

***

Aku terus berfikir tentang hubungan Alin dan Kyuhyun, tentang tuduhan yang Kyuhyun ucapkan. “Ahhh pusing!!!!!” reflek aku teriak dan mengacak-acak rambutku, “kau kenapa?” aku sama sekali tak sadar bahwa Alin memperhatikanku, “ahh ani. Ani.. aku ngantuk.. tidur duluan ya.. jumuseyo”

Cho Kyuhyun_POV

Hari ini aku masih terus melihat yeoja munafik itu lagi, aku sangat jengah jika melihatnya tapi dalam hati kecilku, aku sangat merindukannya. “wahh hari ini music bank.. fighting all!!” terdengar suara yeoja gila yang tak kalah membuatku kesal.

Setelah tampil, aku dan para hyung kembali ke ruang peristirahatan kami. “Alin!! Hai!!” kulihat Doojoon sang leader dari B2ST itu mendekati Alin, “oppa.. hmm” Alin menyambutnya dengan senyum. Jincha!! Huh munafik!! Gumamku kesal dalam hati tapi tetap memperhatikan mereka berdua. “bagaimana keadaanmu?? Sehat kan??.. aku tak ingin dibuat kelabakan lagi olehmu..” ucap DooJoon yang membuatku mengerutkan kening, “ssttt.. ani.. gwaechana.. sudah ya oppa.. ngobrolnya nanti lagi.. kau harus segera tampil” Alin langsung meninggalkan namja tengik itu dan menuju ruangan kami, “misi” ucapnya sinis padaku yang berdiri mematung didepan pintu.

***

“akhirnya selesai… Alin.. tadi DooJoon oppa mencarimu..” ucap Shin Mi bersemangat, “ohh ne..ara..” Alin hanya menjawab seadanya dengan wajah yang sayup. Kami semua berjalan menuju mobil untuk segera pulang, “Alin.. chakam..” ohh god, lagi-lagi suara namja tengik itu lagi, “hmm wae oppa.??” Aku hanya memperhatikan mereka berdua dari dalam mobil bersama yang lain. “igeot..” Doo Joon menyerahkan sesuatu pada Alin. “ohh..goma..” Shit !! aku segera keluar dari mobil setelah melihat tubuh Alin yang jatuh dan di tangkap oleh Doo Joon. “Alin.. ireona!!!” teriak Doo Joon sambil mengguncangkan tubuh alin. “minggir..!!” aku menggeser tubuh Doo Joon dan menggendong Alin menuju mobil.

“Alin.. kenapa?? Dia kenapa??…” Shin Mi dan yang lainnya panik melihatku menggendong Alin kedalam mobil. “ayo cepat kerumah sakit!!!!” bentakku. Aku terus memegangi tubuh Alin dibantu oleh Donghae hyung yang berada disampingku. “aishh.. Darah.. tisu..ambilkan tisu!!!” Donghae hyung mengelap darah dari hidung Alin dengan tangannya sebelum Shin Mi memberikan Tisu padanya.

***

Sekitar 10 menit perjalanan, kami akhirnya sampai dirumah sakit. Aku segera menggendong Alin lagi dan sampai didepan pintu rumah sakit, suster-suster sudah membawakan tempat tidur rumah sakit untuk Alin. Aku segera meletakkannya, “sus.. ppalli!!!…”ucapku sambil membantu para suster mendorong keruang yang aku tak tahu untuk apa, “Alin… kau kuat!! Aku yakin.. kau harus bangun oke..” ucapku sambil terus mendorong, “Kumohon…kau pasti kuat…setelah ini kau harus bangun dan bersamaku lagi…kau harus sadar…” aku terus mendorong dan tepat didepan pintu ruangan UGD, aku harus melepasnya.

Aku hanya duduk didepan ruangan UGD, tanpa tahu perkembangan didalam. “Bagaimana keadaannya?” aku kembali mendengar suara seorang namja yang selalu membuatku kesal. “YAA!!! Apa pedulimu HAH??!!” aku beranjak dari kursiku dan mendekatinya. “ada apa denganmu? Mengapa kau berteriak seperti itu?” tanya DooJoon masih sopan, “hmm.. kau!! Kau dan Alin tak ada bedanya!!! Kalian berdua memang cocok!! Sama-sama MUNAFIK!!!!” teriakku lagi.

Author_POV

“aihh sudah sudah…” Leeteuk melerai kyuhyun agar duduk kembali dan yesung menjauhkan Doo Joon dari Kyuhyun. “sebenarnya apa yang terjadi Yesung hyung?” tanya Doo Joon yang sudah duduk agak jauh dari Kyuhyun. “jadi seperti ini………..” Yesung menjelaskan semuanya kembali, dari awal hingga akhir. “Ommo!! Jadi dia salah paham… aduhh.. aku harus menjelaskannya” ucap Doo Joon sambil melangkah mendekati Kyuhyun.

“hmm..Kyu…hm” Belum selesai Doo Joon menyelesaikan kata-katanya, lampu ruang UGD padam diikuti oleh seorang dokter keluar dari ruangan tersebut. “Dokter!!! Bagaimana keadaannya??” Kyuhyun langsung berlari kearah dokter itu, “hmm dia pasti tidak mengatur waktu makannya.. dan.. seharusnya dia tidak boleh terlalu lelah seperti ini lagi” dokter itu menjelaskan, “lagi? Maksudnya??” Kyuhyun mengerutkan keningnya, mencoba berpikir apa yang dimaksud dokter itu. “loh.. DooJoon kau juga ada.. kau ini, dulu pernah kubilang kan.. jaga waktu makannya dan dia tidak boleh terlalu lelah” Dokter itu melihat kearah Doo Joon, “ohh mianhamnida.. setelah dia sadar dulu, aku sudah tak bertemu dia lagi.. ini juga pertama kali aku bertemu dengannya lagi..” Doo Joon menjelaskan sambil tersenyum, “Chakam!!! Apa sebenarnya yang terjadi?? Dulu?? Kejadian dulu?? Apa yang kalian bicarakan?? Aku sama sekali tak mengerti.. coba jelaskan..!!!” Kyuhyun yang semakin dibuat bingungpun jengah sendiri.

“duduklah.. akan ku jelaskan..” Leeteuk menarik tangan Kyuhyun untuk duduk. “Hyung?..kau tahu??” Kyuhyun mengikuti leeteuk, “hanya aku yang tahu diantara semua member super junior…” ucap leeteuk. Kyuhyun terus memfokuskan mata dan telinganya pada Leeteuk, “sebenarnya… Alin itu…Alin..hmm” ucap Leeteuk tergagap, “aduhh hyung… ppalli!!!” keluh Kyuhyun, “Alin menderita gagal ginjal..” Doo Joon pun menyambung percakapan itu, “MWO??? Neo??jangan bercanda!!!” Kyuhyun beranjak dari kursinya dan menarik kerah Doojoon, “Lepas!!!..” Doojoon mencoba melepaskan tangan Kyuhyun dari kerah bajunya, “mengapa kau yang lebih tahu HAH??.. mengapa tak ada yang memberi tahuku HAH?? Apa sebenarnya yang kau inginkan?? Heuh… kau!! Kau … apa kau sudah puas sekarang?? Sudah puaskan kau sudah mengambil Alin dari sisiku!! HAH??” Kyuhyun mulai kehilangan kontrol emosinya,ia mendorong DooJoon ketembok, “Kyuhyun!! HENTIKAN!!!” semua orang di sekitar mereka berdua mencoba melerai tapi hasilnya nihil. Plakkkkk Doo Joon menapar wajah Kyuhyun. “dengarkan aku dulu!!!” ucap Doojoon, semua orang disekitar merekapun terkejut dengan apa yang dilakukan Doojoon, “aku tak pernah memiliki hubungan lebih dari teman dengan Alin..dia sudah aku anggap adikku sendiri” lanjut Doojoon, “heuh.. munafik” Kyuhyun mencibir dengan ketus, “kau!! Masalah beberapa bulan lalu itu… Alin benar.. ia tak pernah pergi denganku!! Aku hanya berpapasan dengannya di restaurant itu,!! Heuh…huh huh” Doo joon berhenti sesaat untuk mengatur nafasnya, “tapi.. saat dia ingin keluar restaurant, tiba-tiba tubuhnya oleng.. dan aku reflek membopohnya.. karena aku tak tahu mobil Alin… aku membopohnya kedalam mobilku..” Doo Joon menjelaskan dengan santai, tapi Kyuhyun masih menatap sinis pada Doo Joon. “lalu?.. mengapa kau membawanya ke apatementmu??..HAH?” tanya Kyuhyun ketus, “tadinya aku ingin mengantarnya keapartemntnya, tapi aku tidak tahu.. di tengah perjalanan, Alin batuk dan mengelurkan darah yang cukup banyak.. karena jarak rumah sakit yang terlalu jauh, akhirnya aku membawanya keapartementku yang kebetulan pamanku yang dokter sedang berada disana, Dia… dia pamanku… kau sudah mengerti..?” Doo Joon menunjuk dokter yang tadi merawat Alin.

Cho Kyuhyun_POV

@dorm

Aku hanya bisa diam sekarang, semua penjelasan yang diterangkan oleh Doojoon membuatku tak bisa berbicara apapun. Pabbo!!! Kyuhyun..neo pabboya!!! Aku berteriak dalam hati. “sudahlah..siapa yang ingin menjenguk Alin???…” suara Shin Mi membuatku tersentak. Aku segera mengambil tasku dan berjalan menuju pintu keluar.

***

Aku mengintip terlebih dahulu di kaca pintu ruang rawat Alin. Aku merasa sangat bersalah dan malu padanya. Krek perlahan kubuka pintu dan kudapati Alin masih memejamkan matanya. “Belum bangun juga” gumamku pelan, aku duduk disampingnya, memandang wajahnya yang sayu. “Hei, mengapa belum bangun juga? Apa kau sangat mengantuk? Hmm” ucapku seolah berbicara pada Alin. Ku beranikan diri untuk menggenggam tangannya. “hmm” aku merasakan tangan Alin bergerak dan.. “hmmmm” Alin sedikit bergumam, kepalanya ikut bergerak, matanya perlahan terbuka. “Alin…” ucapku semakin menggenggam tangannya erat. “hmm Kyu..” ucap Alin yang membuatku sedikit tersenyum.

Setelah memanggil dokter aku hanya menunggu didepan ruang rawat Alin, sampai akhirnya dokter itu keluar. “masuklah.. temani dia..” Dokter menepuk pelan bahuku. Aku pun tersenyum dan mulai masuk lagi kedalam ruang rawat Alin. Aku mendekat dan menatap wajah Alin, ia hanya melihatku dengan pandangan yang bingung. “mianhae…” ucapku, kulihat keningnya mengerut tak mengerti, “mianhae.. jeongmal mianhae…mianhae hiks” aku menundukan kepalaku, tak kusangaka aku akan menangis didepan yeoja ini. “Ya!! Kau kenapa??” Alin memposisikan tubuhnya untuk duduk, perlahan ia memegang wajahku. “mianhae…” ucapku lagi, “ommona!! Mian mian mian!! Kau membuatku bingung.. huh” keluh Alin yang langsung melepaskan tangannya dari wajahku.

“tak seharusnya aku menuduhmu, tak seharusnya aku membentakmu, tak seharusnya aku menyebutmu dengan panggilan yang tidak sopan… mianhae” ucapku lagi. “hmm apa yang membuatmu seperti ini sih?” tanya Alin semakin tak mengerti. “mengapa kau tak memberitahuku..?? jika kau memberitahu alasannya lebih awal, aku tak akan berbuat seperti ini padamu” aku menegakkan kepalaku menatapnya lagi. Alin menurunkan kakinya kesamping tepat didepanku, sekarang ia duduk di kasur dengan mengahadap kearahku. “aku..hmm aku hanya tak ingin membuatmu khawatir..sudahlah.. kau seperti anak kecil saja menangis” Alin mengusap pipiku, membersihkan air mataku yang sejak tadi mengalir. “lalu.. masalah penyaki…hmm” chu~ aku belum selesai tapi Alin telah membungkam bibirku dengan bibirnya sesaat. “gwaechana.. hanya gagal ginjal biasa.. asalkan aku menjaga pola makanku, dan meminum semua obat.. aku akan membaik hehe..” ucap Alin dengan wajah yang memerah. Aku hanya menatapnya nanar.

Author_POV

Alin dirawat kurang lebih satu minggu, dan dia sudah kembali beraktifitas sekarang. Karena manager SJ masih dalam proses penyembuhan, Shin Mi dan Alin masih harus menggantikannya. “Alin.. kemarin kau kemana? Mengapa hanya Shin Mi yang datang?” tanya Yesung langsung menghampiri Alin yang baru masuk, “hmm aku ada janji oppa.. hehe” Kyuhyun yang mendengar jawaban Alin tadipun langsung mematikan komputernya dan mendekat pada Alin, Shin Mi dan member SJ lainnya. “janji?” Kyuhyun menatap Alin dengan menyipitkan matanya. “Ohh ya.. ayo cepat kita pergi.. nanti terlambat” Alin mengalihkan perhatian dengan bergegas keluar dorm.

***

Selesai acara, Alin berjalan kesebuah taman dekat lokasi acara SJ. Alin duduk di salah satu kursi taman dan menengadah, memandang langit malam hari ini. “Janji?” suara namja yang sangat ia kenal memudarkan lamunannya, “Kyuhyun?” Alin beranjak dari kursinya. “hmm dengan siapa?” lanjut kyuhyun, “apa?” tanya Alin tak mengerti. “kau ada janji dengan siapa kemarin HAH??” Kyuhyun manatap tajam Alin dan sedikit membentaknya. “Ya!! Tak usah berteriak seperti itu!!.. hmm kau mau tahu saja” jawab Alin, “Jawab!!!” sekali lagi Kyuhyun membentak dan mengguncangkan tubuh Alin, “ahh .. kau ini.. kau itu sudah seperti appaku saja…heuh… memangnya kau siapa? Sehingga aku harus menjawab pertanyaanmu itu, kau bukan appaku apalagi namjachinguku” Alin menjawab sambil membalikan tubuhnya. Kyuhyun menahan pundak Alin dan beralih kehadapan Alin lagi, “apa aku harus menjadi namjachingumu dulu, baru kau akan menjawab pertanyaanku?” tanya kyuhyun menatap Alin tajam. Alin hanya mengangguk dan Chu~ tanpa permisi, Kyuhyun mencium bibir Alin, “Yaa!!” alin mendorong pelan tubuh Kyuhyun dan kembali berbalik membelakangi Kyuhyun. Beberapa detik tak ada suara dari Kyuhyun. Tiba-tiba Alin merasakan ada yang melingkar di pinggangnya, “hmm” Alin mencoba mengelak namun tak berhasil, tangan kyuhyun terlalu kuat. “saranghae..jeongmal saranghae..” ucap Kyuhyun tepat ditelinga Alin yang membuat Alin sedikit merinding, “Kyu…” gumam Alin pelan, “saranghae…” ucap Kyuhyun lagi. “hmm kau.. hmm na..na..nado saranghae” ucap Alin sambil menundukan kepalanya. Kyuhyun tersenyum tipis dan membalik tubuh Alin kembali menghadap kearahnya, Chu~ “aihh.. Kyuhyun!!!!” sentak Alin mendorong lagi tubuh Kyuhyun, “wae?? 2-1 kan? Hehe” ucap Kyuhyun terkekeh. “Molla…” Alin berlari kearah mobil mereka, “Yaa!! Kau belum jawab pertanyaanku!!!” Kyuhyun ikut berlari mengejar Alin, “Molla!! Aku tak mau jawab!! Kau curang!!!”.

THE END

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s