Niga nomu bogosipeo (Part I)

Casts :

  1. Lee Hyuk Jae
  2. Doo Joon
  3. Hyun Ri

Lee Hyun Ri_POV

            Pernahkah kalian merasakan apa yang aku rasakan? Ketika kalian harus menghadapi satu masalah yang kalian sendiri tak tahu apa penyebab dan solusinya’ aku duduk di balkon apartement ku memandangi burung-burung yang terbang bebas di langit. Mereka terlihat sangat riang, aku pun ikut tersenyum melihatnya. Kring kring kring aku segera masuk kedalam apartement ku dan menerima panggilan yang baru saja masuk.

“Yoboseyo” jawabku

“chagiya..mianhae tadi tidak sempat menjawab telepon darimu, aku sedang persiapan untuk album baru SUJU-M” suara Eunhyuk oppa sedikit tergesa-gesa

“hmm araseo.. gwaechana oppa, jangan terlalu lelah oppa, istirahatlah jika ada waktu”

“ne chagiy..hmm aku tutup dulu, aku harus melanjutkan pembuatan MV.. bye bye chagiy, saranghae..”

“ne oppa, nado saranghae”

Begitulah akhir percakapanku dan Eunhyuk oppa. Namja yang mempunyai nama asli Lee Hyukjae itu memang namjachinguku. Dia adalah seorang idola besar, itulah takdirnya dan aku hanya seorang koreografer. Belum ada yang tahu hubungan kami sampai sekarang selain member-member super junior dan staf yang bekerja di SM Entertaiment.

***

            Hari ini masih seperti biasanya, aku pergi ke tempatku bekerja saat ini, CUBE Entertaiment. Disini aku membuat koreografi untuk 4minute, maklum saja mereka akan come back bulan depan, jadi aku juga mulai sibuk-sibuk ria. “Hyun Ri-ahh­ ..” suara seorang namja memanggilku sambil berlari menghampiriku. “ohh oppa.. wae?” aku tersenyum melihat Doo Joon oppa dihadapanku. “aniyo.. hanya ingin memanggilmu hehe.. kau sudah selesai?” Doo Joon oppa mengelus lembut rambutku. “ne.. tumben oppa ada disini, apa tidak ada jadwal manggung?” tanyaku balik. “hmm.. ohh ani,..hmm sudah jam makan malam, aku traktir kau makan, eoteohke?” jawab Doo Joon oppa sambil menggeleng. “okay..”

***

            Doo Joon oppa membawaku kesebuah restaurant italia, hmm dia memang tahu benar apa yang aku suka. Terkadang aku merasa bahwa Doo Joon oppa melebihi Eunhyuk oppa, tapi hanya terkadang, karena aku sadar bahwa Eunhyuk adalah yang terbaik. “selalu saja tidak habis..” gumam Doo Joon oppa yang melihat makananku yang tersisa dan aku hanya terkekeh sebentar. “oppa.. aku ngantuk” keluhku yang sebelumnya sudah menguap hampir 5 kali. “ara.. aku antar kau pulang”

Doo Joon oppa mengantarku sampai didepan pintu apartementku. “ahh merepotkanmu, gamsahamnida” ucapku. “gwaechana… sudah masuklah, tidur nyenyak okay”  lagi-lagi Doo Joon oppa mengelus lembut rambutku.

Aku masuk kedalam kamar dan mulai mencoba memejamkan mata, dret dret dret sebuah pesan singkat mampir ke ponselku.

From: Doo Joon oppa

Tidur nyenyak…

Sweet dream😀

Hampir setiap malam Doo Joon oppa mengirim pesan semacam ini dan hampir setiap malam Eunhyuk oppa tak mengingatku. ‘siapa sebenarnya namjachinguku? Doo Joon oppa atau Eunhyuk oppa?’ ahh, kepala kusakit memikirkannya.

Lee Hyukjae_POV

Hari ini aku kembali ke Seoul, satu-satunya orang yang sangat aku rindukan kecuali keluargaku adalah Hyun Ri. Aku harap ia baik-baik saja.

Sekarang aku sudah berada di dalam dorm ku lagi. Hmm, Super Junior berkumpul kembali, Uri Evil Magnae terus membuat masalah, tetapi itulah yang membuat dorm kami sangat hidup. Aku berusaha menghubungi Hyun Ri sejak aku tiba di Seoul, tetapi hasilnya nihil. Ponselnya selalu saja tak aktif, ‘sebenarnya apa yang sedang ia lakukan?’ hanya pertanyaan itu yang ada diotakku sekarang.

“Doo Joon Beast terlihat pergi bersama seorang yeoja yang sudah dipastikan bahwa itu adalah koreografer muda Lee Hyun Ri…” dekk jantungku seakan berhenti berdetak ketika aku mendengar seorang presenter membacakan berita. Aku mendekati televisi, ku tatap lekat-lekat foto seorang namja dan yeoja yang tidak lain adalah yeojachinguku. Aku bergegas mengambil sweater dan maskerku, tidak lupa kunci mobilku, lalu aku keluar dan pergi menuju apartement Hyun Ri.

***

            Sampai didepan pintu apartement Hyun Ri aku segera menekan bel apartemntnya berkali-kali. Ku coba menghubungi Hyun Ri tetapi tetap saja ponselnya tidak aktif. “Yaaa!!! Chagiya!!! Bukakan pintunya!!!!” aku berteriak sambil terus menekan bel apartementnya. Beberapa menit aku menunggu akhirnya pintu apartement terbuka juga. “hmm mianhae…masuklah oppa…” Hyun Ri membuka pintu dengan sedikit tergopoh, tubuhnya terus bersandar di dinding. “kau kenapa?….sakit??.. ada yang luka??” aku mulai melupakan tujuan awalku. Aku panik melihat wajahnya yang pucat dan tubuhnya yang lemas. “ani..nae…” belum selesai Hyun Ri menyelesaikan kalimatnya, aku langsung menggendongnya sambil menutup pintu apartementnya.

Ku baringkan Hyun Ri tepat diatas ranjangnya. “oppa sudah kembali…??” tanya Hyun Ri dengan memegangi kepalanya. “ne.. ada apa denganmu??? Bagaimana bisa sakit?? Apa kau kehujanan??tidak ada yang terluka kan??” aku duduk disamping Hyun Ri dengan memegang erat tangannya. “aniyo.. gwaechana..” jawabnya dengan memaksa tersenyum padaku.

Aku bertahan di apartement Hyun Ri, memandangi wajah pucatnya yang tertidur. ‘apa kau benar-benar memiliki hubungan dengan Doo Joon?’ pertanyaan itu masih terus berkecambuk di otakku. Tapi setelah melihat keadaannya yang seperti ini, melihat foto-foto kami di kamarnya, aku rasa berita itu hanya gosip. “op..opppa.aa” Hyun Ri perlahan membuka matanya. “aihh chagi..mengapa bangun??” aku membantunya duduk. “kapan kau kembali oppa?? Mengapa tidak menghubungiku?” tanyanya memandangku dengan mata besarnya yang terlihat sayup sekarang, “aku sudah menghubungimu, tetapi sama sekali tak ada jawaban….” aku mengelus lembut pipinya. “aihh panas sekali!! Kita ke rumah sakit sekarang ya chagi…” lanjutku setelah kurasakan suhu tubuhnya yang panas. “ahh ani.. gwaechana oppa,, hmm ohh ne, mianhae.. ponselku rusak oppa, aku belum sempat membeli yang baru..mianhae” jawabnya seraya mengalihkan tanganku dari wajahnya.

Lee Hyun Ri_POV

Aku membuka mataku perlahan dan menatap jam yang ada di dinding tepat didepan mataku. “Aih!!!! Sial!!! Sudah siang!!!” aku tersentak kaget melihat jarum jam di kamarku menunjukkan pukul 8 pagi. Aku segera mandi dan bersiap untuk pergi ke studio. Ya, selain menjadi koregrafer, aku juga sesekali menjadi model untuk majalah fashion atau model iklan, lumayan untuk tambahan. Aku bergegas menggunakan sepatu. “ommo!!!” betapa kagetnya aku mendapati Doo Joon oppa sudah berada tepat di depan wajahku saat aku baru saja membuka pintu apartement. “akhirnya bangun juga” ucap oppa dengan nada menggerutu. “oppa ngapain disini? Sudah lama ya??” aku keluar apartementku dan mengunci pintu. “menjemputmu..kajja!!” Doo Joon oppa langsung menarik tanganku tanpa menggubris pertanyaanku yang satunya.

***

            Selama didalam mobil Doo Joon oppa, aku terus bertanya mengapa dia datang?, sejak kapan? Apa dia tidak bekerja. Tapi semua pertanyaan itu hanya dianggap angin lalu oleh Doo Joon oppa ia terus mengemudikan mobilnya tanpa melihat kearahku yang duduk manis disampingnya.

“Turunlah, kau sudah terlambat” Doo Joon oppa memarkir mobilnya didepan studio foto. “aihh gamsahamnida…” aku langsung keluar dari mobil dan berlari secepat mungkin ke dalam studio.

“mianhamnida, saya terlambat” ucapku setelah sampai didalam studio. “gwaechana Hyun Ri.. cepat ganti pakaianmu, mari kubantu” ucap seorang yeoja yang memang menjadi manager untukku. Aku bekerja sebagai koreografer di CUBEent, sekaligus menjadi salah satu model mereka.

***

            “huh, finally I can finished it” keluhku setelah selesai pemotretan dan mengganti pakaianku lagi. “sudah?” sura Doo Joon oppa membuatku membelalakan mata menatapnya, “jangan melihatku seperti itu, kita ke tempat latihanku sekarang, ara?” Doo Joon oppa kembali menggenggam tanganku dan membawaku masuk kembali ke mobilnya.

Perlahan ia menekan gas, “oppa, kau menungguku hingga selesai?” tanyaku sesaat setelah mobilnya telah berjalan bebas di jalan raya. “hmm bisa dibilang seperti itu” jawabnya dengan tetap berkonsenterasi mengemudi. “hmm gamsahamnida, tapi seharusnya itu tidak perlu” ucapku lagi. Doo Joon oppa hanya diam dan tak membalas ucapanku. “terkadang, aku merasaka kau sangat baik padaku oppa,, padahal aku ini bukan siapa-siapamu..aku dan kau saja baru kenal 2 tahun lalu..” ucapku lagi mengenang.

Selama perjalanan Doo Joon oppa hanya diam dengan mendengarkanku mengoceh. Beberapa menit berlalu kami sudah sampai di gedung CUBE dan kami berjalan menuju ruang latihan B2ST. “wahh hyung, kau membawa my princess..” teriak Dongwoon sambil berlari kearahku dan langsung merangkulku. “sudahlah, ayo kita latihan..” Doo joon oppa menarik kerah baju Dongwoon untuk melepaskan pelukannya dariku.

Selama dua tahun bekerja di CUBE, aku memang sangat akrab dengan member B2ST dan 4Minute. Mereka sangat baik terhadapku, apalagi Doo Joon oppa, dia lah orang yang sangat memperhatikanku disini. “kita pulang sekarang..??” Doo Joon oppa berdiri tepat dihadapanku. “ne..” aku mengangguk.

***

            Seperti biasanya, jika didalam mobil, Doo Joon oppa tak banyak bicara tetapi menjadi pendengar yang baik. Kali ini aku kembali diantar ke apartement oleh Doo Joon oppa lagi, jika dilihat-lihat, aku dan Doo Joon oppa sudah seperti pasangan kekasih.

“gansahamnida oppa, jeongmal gamsahamnida” ucapku setelah sampai didepan pintu apartement. “ne..cheonman saeng..” aku tersenyum dan membuka pintu lalu melangkah masuk, “chakam..” baru langkah pertama, Doo Joon oppa menahan tanganku. “hmm ne, waeyo oppa?” aku berbalik menatapnya lagi. “igeot..” oppa mengulurkan sebuah i-phone putih dengan gantungan bertuliskan “B2uty & B2st”. “aishh, untukku? Oppa, aku bisa membeli sen….” Belum selesai aku mengucapkan kalimatku, Doo Joon oppa segera membungkan mulutku, meletakkan i-phone di tanganku dan melangkah pergi. Aku hanya bisa terdiam melihat punggung Doo Joon oppa yang semakin lama semakin menjauh.

Ku rebahkan tubuhku di ranjang sambil memandangi i-phone pemberian Doo Joon oppa. Dret dret sebuah pesan kuterima di i-phone baruku ini.

From: Doo Joon oppa

Ini masih nomormu yang lama, dan semua datanya masih yang lama, jaga baik-baik…

Good night…sweet dream ^^

Aku tersenyum kecil membaca pesan Doo Joon oppa. ‘mengapa dia yang lebih dekat denganku?’ tanyaku dalam hati.

Dret dret.. ku buka lagi pesan yang baru saja ku terima.

From : Eunhyuk oppa ^^

Night chagi,,

Aku hanya mencoba apa ponselmu sudah kembali atau belum… ehhehe

Mianhae lama tak menghubungimu,

Bagaimana keadaanmu?

Kau tahu? Aku melihatmu di TV.. jujur saja aku tidak suka… kau tahu kenapa??

Karena yeojachinguku dilihat oleh banyak namja di TV ekkekke

Tak lama aku membaca pesan itu. Eunhyuk oppa langsung menelpon ku

”yoboseyo..” jawabku

“aihh chagi, akhirnya hehehe, kau belum tidur.. ini sudah tengah malam?”

“hmm ne oppa, aku baru saja pulang..”

“HAH?? Darimana saja kau? Masa hari sudah sangat larut kau baru pulang?” ucap Eunhyuk dengan nada panik

“hmm aku melihat Doo Joon oppa dan yang lain latihan”

To Be Continue

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s