I still love you, always love you (Part I)

Casts :

  1. Yoseob
  2. Gi Kwang
  3. DooJoon
  4. Jun Hyung
  5. Seung Hyun
  6. Rae Mi

Shin Rae Mi_POV

“oppa… serius??” tanyaku kaget setelah mendengar pernyataan namjachinguku ini,

“ne.. aku takkan berbohong padamu yeobo” jawab oppa menegaskan.

Aku tak pernah menyangka audisi di CUBEent kemarin berhasil, tetapi aku juga sedih karena Yoseob oppa akan melakukan training pastinya.

“wae yobeo?” tegur Yoseob oppa yang melihatku melamun,

“akhh ani ani..” aku pun tersentak kaget dan lamunanku pun buyar.

Aku meneruskan belajarku dengan ditemanin Yoseob oppa, mungkin ini terakhir kalinya Yoseob oppa menemaniku, mulai besok dia sudah melakukan training dan pasti aku harus melewati masa-masa ujian akhir sendiri.

            **Esok harinya**

“oppa.. hati-hati ya.. jaga kesehatanmu” aku menatap Yoseob oppa dengan mata yang mulai mendung,

“akh yeobo.. ini hanya training, aku yakin setelah ini kita akan bertemu lagi, aku akan sering-sering mengirim email untukmu,” tungkas oppa seakan ingin membuatku tak menangis.

Oppa pergi dengan satu buah tas ransel besarnya, sepertinya tasnya lebih besar dari tubuhnya. Aku melihat mobilnya pergi menjauh, aku terus menatap mobil itu sampai hanya terlihat sebuah titik diujung jalan.

Ternyata aku sadari kepergian oppa benar-benar merubah hidupku, tak ada lagi yang mengingatkan aku untuk makan, menemaniku belajar, mengajariku bagaimana bernyanyi yang baik. ‘oppa I miss You So Much’ hanya kalimat itu yang ada di otak dan hatiku. Aku membuka diary di laptopku, membacanya dari pertama aku bertemu Yoseob oppa sampai aku harus menerima kenyataan bahwa oppa sedang training sekarang. aku membuka emailku dan kudapati satu buah pesan dari Yoseob oppa, aku tak menunggu waktu lama untuk membacanya,

From: Yoseob oppa

Annyeong yeobo,

Bagaimana kabarmu? Aku harap kau akan baik-baik saja disana,

Aku disini sangat baik, semuanya bersahabat dan aku menyukai ini.

Aku harap kau akan selalu mendukungku, dan selalu mencintaiku, SARANGHAE YO

 

            **hari kelulusan**

Hari ini adalah hari yang aku tunggu-tunggu,

“LULUS…yeahhh” aku berteriak sekeras mungkin melihat nilaiku yang melebihi rata-rata dan dinyatakan lulus.

Tak seperti chingudeul ku yang lain, aku tak merayakan kelulusanku bersama keluargaku maupun namjachinguku. Eomma ku sudah tiada sejak aku lahir dan appa sibuk bekerja di prancis serta namjaku sedang sibuk dengan trainingnya. Aku langsung pulang dan membuka laptopku  untuk mengecek email dari oppa, dan benar saja oppa mengirim sebuah pesan lagi.

From: Yoseob oppa

Wahh yeobo, walau aku tak tahu nilai pastimu, tapi CHUKAE..  yeojaku daebak,

Aku tahu dari internet yeobo, hahaha… sesekali aku mencuri waktu untuk mengirim email untukmu, dan hari ini adalah hari spesial untukmu, jadi berusaha lah lebih baik untuk kuliahmu yeobo.. hwaiting!!!

Aku seakan diberika sebuah obat penyemangat setelah membaca email dari Yoseob oppa, aku sangat merindukannya.

**beberapa bulan kemudian**

Aku sudah kuliah di Inha University sambil sesekali mengambil job sebagai model majalah remaja. “oppa!!!!” teriakku dalam kamarku yang hening, sudah dua bulan Yoseob oppa tak mengirim email lagi padaku, membuatku benar-benar marah. tak ada kabar sedikitpun. Aku tak pernah menyangka oppa kan selupa ini padaku, tapi aku masih berpikiran positif bahwa oppa hanya tak sempat atau bahkan dilarang.

**B2ST Debut**

Sudah sangat lama sekali Yoseob oppa menjalani Training, aku yakin dia menjadi lebih baik. Aku sedih karena Yoseob oppa sama sekali tak memberikan kabar padaku, tapi aku masih yakin bahwa itu semua ada alasannya, oppa tak mungkin melupakanku, kalimat itu yang selalu aku tanamkan di hati dan selalu ku ingat. Aku tak pernah menyangka Yoseob oppa akan menjadi seorang artis, bahkan mimpipun aku tak pernah.

Aku melihat Yoseob oppa menari dengan sangat baik padahal dulu dia tak begitu jago dalam dance walau jadi back up dancer tapi dancenya tidak sebagus sekarang. Mendengar dia menyanyi lagu yang bukan lagu kesuakaannya (Rock Modern) menjadi sangat aneh. Aku segera membeli album B2st, bukan hanya dance oppa yang membuat ku terkejut tetapi gaya rambut dan warna rambutnya benar-benar berubah drastis. ‘oppa..’ aku hanya diam melihat Yoseob oppa yang sekarang, hati ku mulai goyah, aku mulai berpikir bahwa oppa sengaja melupakanku. ‘mungkin kah dia sudah berubah menjadi Yoseob oppa yang sudah menjadi artis dan mulai melupakan masa lalunya?’

“akhh Aniyoo!!” aku berteriak didalam mobil yang kukendari sambil menonton MV Bad Girl – B2st.

            Lee Ki Kwang_POV

“Hyung… sudah dua bulan kau tak mengirim email pada yeojamu, lebih baik kau hubungi dia” aku berbisik pada Yoseob hyung,

“akhh… besok aku akan kerumahnya..” hyung menjawab dengan tersenyum.

Aku merasa heran dengan perubahan sikap Yoseob hyung pada yeojachingunya, mana mungkin dia tak mengabari yeojanya itu selama dua bulan bahkan ketika kami sudah debut. Walau aku tak pernah melihat bagaimana wajah yeojachingunya itu, tetapi aku merasa sangat kasian padanya.

“kwang… cepatlah!!” teriak doojoon hyung yang melihatku hanya berdiri saja,

“akhh ne..” aku segera berlari kearah doojoon hyung dan yang lainnya.

Kami segera berlatih untuk tampil di Mnet Count Down besok. Tak per nah ku kira aku sudah debut setelah melalui training yang panjang, kami yang tadinya tak saling mengenal sudah sangat akrab bagai saudara kandung.

**keesokan harinya**

“Hyung… kau mau kerumah Rae Mi mu ya??” tanyaku setelah melihat Yoseob hyung sudah rapih dengan menggunakan Sweater dan menggunakan kupluk Sweaternya.

“akhh ne.. kau mau ikut?” hyung berhenti sejenak mendengarku yang berteriak,

“mauu” aku segera berlari kearahnya,

“eh eh .. ambil swweatermu dulu, kau tak mungkin berpenampilan seperti ini, jika dilihat orang lain bisa berbahaya” yoseon hyung mendorongku ke kamar.

Aku segera menggunakan sweater dan kupluknya, setelah itu kami langsung beranjak pergi kerumah yeojachingu hyungku ini.

Tak begitu lama kami sudah sampai di rumah yeojachingu yoseob hyung,

“wahhhh” aku terbelalak melihat rumah yeojanya yang seperti istana,

“ssttt.. ayo ..” yoseob hyung meletakkan jari telunjuknya dibibir yang menyuruhku untuk diam dan segera keluar dari mobil. Hyung langsung menekan bel rumah yeojanya ini,

“annyeong…” teriaknya sambil terus menekan bel rumah,

“ne.. annyeong…” ada seorang ahjumma yang membukakan pintu,

“akhh Yoseob-ssi, silahkan masuk… kau pasti mencari Rae Mi.. aku akan memanggilkannya terlebih dahulu, duduk lah ” ahjumma itu segera pergi setelah menyuruh kami duduk. Kami duduk beberapa menit,

“tuk tuk..” aku mendengar langkah kaki dari tangga rumah, aku dan hyung menatap orang yang berjalan di tangga, seorang yeoja yang cantik dan lucu.

“oppa….!!!!!!!!!” Teriak yeoja itu sambil berlari kearah kami dengan senyum diwajahnya yang terlihat sangat senang.

Shin Rae Mi_POV

Entah siapa yang datang, ahjumma hanya memberi tahu seorang yang aku tunggu, padahal aku tak sedang menunggu siapapun. Aku segera turun dari lantai atas, ku dapati dua orang namja dengan sweater dan menggunakan kupluk dari sweater mereka, aku memperhatikan dengan seksama.

“oppaa…!!!!!!” aku berteriak setelah kudapati salah satu namja itu adalah yoseob oppa, tak pernah kuduga oppa akan mengunjungiku.

Aku segera memeluknya erat tapi oppa hanya mengelus rambutku dan mencoba melepaskan pelukanku,

“kau baik-baik saja kan?.. perkenalkan dia ki kwang..” oppa memperkenalkan chingu yang dia ajak, aku mengangguk

“ne.. rae mi imnida…” aku menunduk memberi hormat. Ku bawa oppa duduk di sofa ruang tamu,

“oppa… kau baik-baik saja bukan? Kau sudah tak memberi kabar selama dua bulan lebih” aku menatap yoseob oppa yang sudah sangat berbeda sekarang, dia lebih cocok dengan rambutnya yang pirang.

“ne.. aku baik… aku sibuk,,” oppa hanya menjawab singkat pertanyaanku.

“akhh aku harus segera pergi,..” oppa beranjak dari sofa dan beranjak ingin pergi,

“oppa.. cepat sekali..” kau kaget mendengar pernyataannya barusan,

“aku hanya ingin tahu keadaanmu, aku masih banyak perkerjaan… kwang, ayoo” oppa menatapku dan langsung mengajak ki kwang oppa pergi. Aku tak pernah mengira oppa menjadi seperti ini,

“oww ya.. ini nomor ponselku yang baru..” oppa meletakkan kartu namanya dan beranjak pergi.

Yang Yoseob_POV

Aku segera keluar dari rumahnya, aku hanya ingin tahu keadaannya dan dia baik-baik saja. Memang keterlaluan hanya beberapa menit aku berkunjung kerumahnya, tetapi schedules ku sangat padat. “hyung.. cepat sekali…??” tanya ki kwang

“kita harus segera ke studio..” jawabku datar

“tetapi kau baru bertemu lagi dengan yeojamu,” ki kwang terus bertanya

“sudahlah.. jarak antara dorm dan rumahnya tak begitu jauh bukan…?” jawab ku tetap dengan nada datar

Ki kwang hanya diam setelah ku menjawab pertanyaannya. “hyung….” Ki kwang memanggilku lagi, “mwo?” tanyaku singkat, “yeojamu cantik…” aku hanya diam mendengar pernyataan ki kwang barusan.

Shin Rae Mi_POV

**dua hari kemudian**

Aku masih heran dengan sikap Yoseob oppa yang tiba-tiba berubah menjadi dingin padaku, aku berusaha menghubunginya tetapi selalu di reject. Aku berusaha berpikir positif, ini semua hanya karena dia sedang dalam masa promo, jadi dia pasti sangat sibuk. Hari ini ada sesi pemotretan di studio, aku segera bergegas pergi ke studio.

Sesampainya distudio, aku segera mengganti bajuku menjadi seragam sekolah, tema majalah hari adalah Back To School, jadi aku harus menggunakan seragam sekolah. Aku menunggu beberapa menit, menunggu model prianya. “ahjumma.. kenapa lama sekali??” tanyaku pada seorang yeoja yang mempersiapkan semua pakaiannya, “ahh.. mianhae, mereka sedang mengganti pakaiannya” aku sedikit lega mendengar jawaban ahjumma itu.

“Rae Mi… ayo kita mulai..” fotografernya memanggilku,

Aku segera berpose di tempat yang sudah disediakan. Tak berapa lama, aku melihat enam orang namja ikut dalam sesi pemotretan

“ommo..”

Kudapati Yoseob oppa dan ki kwang oppa di kumpulan namja itu, aku berusaha berpura-pura tak mengenal mereka karena kau tak mau membuat gosip antara aku dan Yoseob, ku biarkan semua orang tak mengetahuinya kecuali orang disumah dan keluarga oppa. Yoseob oppa bersikap biasa selama pemotretan, aku berfoto dengan semua member, kadang berdua, bertiga bahakan berempat.

Setelah pemotretan aku bersiap untuk pergi ke kampus,

“Rae Mi..” ada seorang namja yang memanggilku,

Aku menoleh dan kudapati Ki Kwang oppa melambaikan tangannya. Aku tersenyum dan menghampirinya yang berdiri dengan anggota B2ST yang lain termasuk Yoseob oppa,

“annyeong oppa..” aku menunduk memberi hormat,

“annyeong.. kau mau kemana? Mampir ke kantor kami dulu ya Rae Mi?” ajak Ki Kwang oppa, aku tak menjawab dan memandang ke Yoseob oppa, dia hanya sibuk dengan ponselnya.

“kami semua belum mengenalmu.. aku doojoon” salah satu membernya memperkenalkan diri,

“aku hyun seung..”

“aku junhyung”

“aku dongwoon” semua member memperkenalkan diri mereka padaku,

“akhh Rae Mi imnida” aku tersenyum sambil memperkenalkan diri.

“ayo Rae Mi.. mampirlah dulu..” Hyun Seung oppa ikut bicara,

“akhh mianhmanida.. aku ada jam kuliah setelah ini.. mianhae oppa” aku menunduk dua kali untuk meminta maaf, “akhh sayang sekali, padahal aku ingin mengenalmu lebih dekat.. huh ya sudahlah… hwating!!” Ki kwang oppa memasang wajah yang kecewa,

“hahah ne.. lain kali ya oppa” aku tersenyum melihat ekspresi wajahnya.

Yang Yoseob_POV

Tak tahu apa yang aku rasakan, tetapi aku merasa sangat kesal hyung dan dongsaengku bersikap sok akrab dengan Rae Mi, padahal mereka belum mengenalnya dan Rae Mi juga menanggapi semua sikap mereka “huahhh” aku berteriak di dalam mini bus,

“hyung.. waeyo?” tanya dongwoon yang mendengarku berteriak, semua mata menatapku sekarang, “akhh aniyo..” aku segera mengalihakan pandangan ku ke ponselku.

“drrtt drtt” ponselku bergetar, ada sebuah message.. aku segera membaca message itu

From: Rae Mi Yoebo

Oppa.. istirahat ya.. jangan terlalu lelah..

Kapan-kapan aku akan berkunjung ke dorm mu.. itu juga jika kau memperbolehkannya, jika tidak, aku takkan kesana..

Hwaiting oppa!!! I always support you..😀

Aku hanya tersenyum melihat message yang ku baca, aku merindukan saat-saat aku selalu bersamanya dulu, aku segera membalas pesannya.

To: Rae Mi Yeobo

Aku akan beristirahat setelah semuanya selesai hari ini…

Mampirlah.. tak ada yang berhak melarangmu….

Oww ya.. bawalah masakanmu yang banyak.. aku akan menghabiskannya haha

Gomawo yeobo… I always support you too, J

Sending message

aku segera mengirim message itu, jujur aku memang sangat lelah tetapi setiap aku ingat wajah Rae Mi yang selalu memberiku semangat, walaupun aku sudah tak emmberinya kabar selama beberapa bulan, aku menjadi bersemangat lagi.

“Yoseob… kau gila ya?” teriak doojoon hyung membuatku kaget,

“akhh hyung..” aku segera memasukan ponselku kesaku celanaku,

“hahahha” semuanya tertawa melihat wajahku yang cemberut.

Aku merasa sudah sangat dekat dengan hyung dan dongsaengku ini, merekalah yang membantuku mengirim email pada Rae Mi dulu, makanya mereka sangat ingin bertemu Rae Mi.

Shin Rae Mi_POV

            Hari ini aku tak ada jam kuliah, aku juga tak ada jadwal pemotretan. Ku ambil ponselku, dan ku tekan no ponsel yoseob oppa.

“yoboseyo..”jawab yoseob oppa..

“ne.. oppa.. kau sibuk hari ini?” tanyaku

“sedikit, wae?” tanyanya kembali

“aniyo.. aku sudah memasak banyak.. dan tak ada yang memakannya” jelasku

“kesinilah, tak ada yang tak bisa ku habiskan haha” jawab oppa sambil tertawa

“akhh ne.. wait me..” aku segera mengakhiri panggilanku.

Ku ambil kunci mobil dan ku bawa makanan yang sebenarnya sengaja ku masak untuk Yoseob oppa. Aku merasa senang oppa seudah mulai menganggapku lagi, sudah ku duga dulu itu hanya karena di aterlalu sibuk. ku kendarai mobilku menuju dorm oppa dengan cepat tetapi dengan tetap hati-hati.

“annyeong..” ku tekan bel dorm mereka,

“ne..” seorang namja membukakan pintu,

“akhh Rae Mi.. ayo masuk..” Hyun Seung oppa segera menarikku masuk. Aku segera duduk dan menaruh makanan yang ku masak di atas meja,

“wahh kau membawa makanan?? Asikkk” teriak JunHyung oppa sambil membuka Box makanan yang kubawa,

“aihh Aniyooo…. Itu untukku..” teriak Yoseob oppa sambil mengambil box makanannya,

“aihh yoseob..” teriak Junhyung oppa, “hahhaa. Aku bawa dua box besar oppa..” aku menujukan box yang satu lagi,

“aihh.. sudah ku bilang bawa makanan hanya untukku.. mereka tak perlu kau beri” keluh yoseob oppa. Mereka makan bersama-sama, seperti orang yang sudah lama sekali tidak makan.

Oppa makan satu box besar yang ku bawakan, sedang yang lainnya berbagi box satu lagi.

“wahhh enak… Rae Mi.. sering-sering bawa makanan kesini ya?” teriak Ki Kwang oppa sambil mengelus-elus perutnya yang kenyang,

“ne Rae Mi.. enak sekali..” dongwoon oppa juga berteriak,

“aihh tak usah berteriak seperti itu..” tegurku,

“eh eh.. lain kali Rae Mi hanya membawa makanan untukku..wee” timbal Yoseon oppa sambil menjulurkan lidahnya,

“woooooooooo” semua member menyoraki yoseob oppa.

Belum lama aku mengenal mereka tetapi aku serasa sudah sangat lama mengenal mereka, aku merasa senang bisa berteman dengan mereka tak ada kecanggungan antara kami. Sikap Yoseob oppa mulai berubah padaku, mulai memperhatikanku.

Yong Jun Hyun_POV

Hari ini kami harus tampil di Dream Concert, kami sibuk latihan beberapa hari kemarin dan kami harus tampil baik di acara ini. Semuanya sibuk dengan persiapan manggungnya, make up dan lain-lain. “akhh aku sedang sibuk… lain kali saja…” aku mendengar Yoseob bicara ketus pada orang yang menelponenya, entah siapa yang dia bentak seperti itu.

Kami tampil dengan sangat baik, semua fans kami berteriak saat kami tampil. Ini merepakan hal yang membuat aku dan yang lain senang. Setelah semuanya selesai kami segera keluar dari gedung dan sudah banyak paparazi dan fans yang menunggu, hampir semua paparazi menghampiri kami sambil menyodorkan alat perekam mereka. Aku berjalan dekat dengan yoseob, ponselnya berdering dan dia menjawab telepon itu,

“aku sedang sibuk.. banyak schedule yang harus ku kerjakan,….. ne, akan ku usahakan. Bye..” yoseob langsung menutup teleponnya, memang tak begitu jelas suaranya karena sangat ramai dan padat jalan yang kami lalui, kami segera masuk kedalam mini bus kami.

Shin Rae Mi_POV

Aku sedang mengurus skripsi S1 ku, tetapi aku sangat bosan didepan laptop seharian penuh, ku hubungi Yoseob oppa .

“yoboseyo..”

“oppa… makan yukk” biasanya dia akan mengiyakan jika ku ajak makan

“akhh aku sedang sibuk… lain kali saja…tut tut..” oppa langsung menutup teleponenya.

Aku tersentak kaget dengan jawaban oppa yang ketus kepadaku tadi, aku bingung dengan perubahan sikap oppa lagi padaku. Sebelumnya dia juga seperti ini, lalu berubah baik lagi dan sekarang dia melakukan nya lagi padaku. Aku tak tahu apa yang ia pikirkan, sesibuk-sibuknya seseorang pasti takkan membentak kekasihnya sendiri.

Aku menunggu beberapa jam sambil terus berpikir, aku tahu tadi oppa sedang di acara Dream Concert. Aku menunggu sampai acara itu selesai, setelah beberapa jam aku menunggu, aku putuskan untuk menghubunginya lagi,

“yoboseyo…” sapaku

“aku sedang sibuk.. banyak schedule yang harus ku kerjakan” jawab oppa cepat

“aku hanya ingin mengajakmu pergi oppa..” tanyaku kesal

“ne, akan ku usahakan. Bye..” jawabnya lalu menutup telepon dariku.

“oppaa….”

Aku semakin kesal dengan sikap oppa kepadaku yang seakan sudah tak peduli lagi, entah apa yang harus aku lakukan dengan ini semua, aku bingung, aku kesal…”huahhh” aku membanting ponselku ke lantai. “aku bisa gila jika terus seperti ini…” aku berteriak sekeras-kerasnya.

**dua hari kemudian**

aku masih kesal dengan sikap Yoseob oppa padaku, tapi aku berusaha untuk tidak marah padanya. Malam ini kami ada janji untuk makan malam bersama, aku menunggu di taman kota, seperti yang dulu kami lakukan. Aku menunggu beberapa jam hingga pukul 9 malam, Yoseob oppa belum juga tiba.

“akhh mianhae…” Yoseob oppa akhirnya tiba dengan terengah-engah,

“lama sekali…” aku menatapnya tajam,

“aku baru saja selesai menyelesaikan jadwalku hari ini…” jawabnya enteng,

“hah.. sudahlah.. kita ingin makan dimana?” tanyaku pasrah,

“kita hanya ingin makan bukan? Tak penting tempatnya dimana, ayoo ppalli…” jawabnya sambil beranjak pergi.

Aku mengikutinya dari belakang, aku mengejarnya sampai berada tepat disampingnya, ku pegang tangan oppa

“srtt” tetapi oppa segera melepaskannya setelah melihat banyak orang disekelilingnya.

Padahal dia sudah memakai pakaian super tertutup. Aku hanya bisa memasang wajah kesal dengan kelakuan oppa hari ini.

**di restaurant**

Kami hanya makan tanpa berbicara apapun,

“oppa..” panggilku, “mwo?” oppa bertanya sambil terus makan,

“apa kau hanya akan makan seperti itu tanpa berbicara padaku?” tanyaku ketus,

“tujuan kita hanya makan, dan aku hanya ingin makan banyak hari ini” oppa menjawab lebih ketus dari pertanyaanku tadi.

Aku hanya bisa menghela nafas dan menggelengkan kepalaku mendengar dan melihat kelakuan Yoseob oppa sekarang.

Oppa mengantarku pulang dengan mobilnya, ku kira dia akan menyuruhku naik taxi, untunglah dia tak melakukan itu padaku.

“oppa.. banyak bintang ya malam ini” aku mencoba membuka pembicaraan,

“ada ataupun tak ada bintang sama saja” jawab oppa datar.

“apa kau tak bisa memberikan jawaban yang lebih baik oppa??” tanyaku ketus,

“jawaban apapun sama saja, aku sangat lelah hari ini.. jangan membahas sesuatu yang tidak penting” jawabnya sambil terus menyetir.

Aku sudah sangat kesal dengan kelakuan oppa hari ini,

“srrtt….Brukkkkkk” aku belokkan kemudi mobil oppa kekanan dan menginjak kakinya yang berada tepat diatas rem mobil.

“ahhh” mobilnya berhenti dan aku segera keluar dari mobil,

“brukk” kututup pintu mobil dengan sangat kencang.

“Heyyy… Kau ingin mati konyol??” oppa keluar dari mobil dan berteriak,

“mwo??… aku tak ingin membunuh diriku sendiri… aku ingin membunuhmu..!!!” aku menjawab ketus sambil terus melangkahkan akuku pergi.

To Be Continue

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s